5 Cara Mudah Merawat Mobil agar Tahan Lama

Cara Merawat Mobil Supaya Hemat Biaya

Meskipun kamu adalah pribadi yang gak ngerti mesin dan cuma terima beres ketika servis rutin, kamu tetap harus tahu lima cara merawat mobil yang sederhana ini. Semales-malesnya kamu, pasti bisa kok melakukan hal ini.

Lima cara merawat mobil yang akan kita bahas ini, gak akan seribet ganti oli kok. Tapi, beberapa langkahnya memang mengharuskan kamu membuka kap mesin.

Apakah caranya melelahkan? Buat orang males ya mungkin saja. Kalau males-males mager, pasti males juga kan buka kap karena takut tangan jadi item semua.

Tapi percaya deh, lima cara merawat mobil ini patut dipahami dan dilakukan oleh orang malas sekalipun. Karena kalau sampai gak paham, ya mending dijual saja mobilnya terus naik taksi online setiap hari.

Kalau kamu mau tahu lebih detail seperti apa perawatannya, yuk, boleh baca ulasan lengkapnya berikut ini.

1. Ganti ban dan cek tekanannya

a. Ganti ban

Fungsi ban bagi sebuah mobil memang sangat penting, dan bisa menentukan keselamatan berkendara. Maka sudah wajib hukumnya pemilik mobil ngerti cara bongkar pasang ban.

Kalau ngelepas ban saja gak bisa, ya gimana kalau tiba-tiba ban bocor di tengah jalan? Masa iya mau minta tolong orang pasang ban serep.

Dalam proses pencopotan ban, kamu juga harus paham cara menggunakan dongkrak. Buat yang memang belum bisa, gak apa-apa, masih ada waktu untuk mempelajarinya. Caranya pun gak sulit kok.

b. Cek tekanan angin

Selain bongkar pasang ban, kamu juga harus tahu tekanan ban. Pastikan untuk mengetahui tekanan standar ban mobilmu di buku manual.

Setelah itu, coba tendang ban mobilmu dengan kaki. Bila bunyi yang dihasilkan keras dan pantulannya kuat, maka bisa dikatakan tekanan banmu terlalu tinggi. Namun jika malah sebaliknya, ya jelas banmu kurang angin.

So, jangan lupa dicek ya tekanannya. Apalagi kalau habis pulang mudik, touring, atau perjalanan jauh beratus-ratus kilometer.

2. Cek oli mesin

Mengganti oli mesin memang rutin dilakukan saat mobilmu sudah menempuh jarak 5 ribu KM. Tapi kadang, ada kalanya waktu ganti oli molor mengingat adanya kesibukan.

Sebagai pemilik mobil, wajib dong hukumnya untuk bisa mengecek oli mesin sendiri. Sebenarnya sih cara mengecek oli itu mudah banget, kamu cuma butuh menghidupkan mesin saja. Jika indikator oli di dashboard sudah mati, maka olimu masih dalam keadaan yang baik.

Tapi agar lebih akurat, maka kamu harus melakukan hal berikut. Begini langkahnya.

  1. Matikan mesin mobil dan tunggu selama kurang lebih 10 menit
  2. Buka kap mesin dan tarik stik oli (di atas bongkahan mesin)
  3. Bersihkan ujung stik dengan lap
  4. Masukan lagi stiknya ke dalam dan tarik lagi
  5. Lihat stik olinya, kamu bisa membaca kadar olimu lewat stik ini, rendah, normal, atau kebanyakan.
  6. Bila ada di bagian L atau 1, maka kondisi olimu berkurang. Di posisi dua artinya normal, dan jika di atas angka 3 atau F maka tandanya kepenuhan.

3. Merawat aki

Aki mobil ada dua yaitu tipe aki basah dan tipeĀ maintenance free alias aki kering. Perawatan kedua aki ini gak sama ya. Berikut lebih jelasnya.

a. Aki basah

Banyak montir yang bilang bahwa aki basah lebih awet, namun dalam segi perawatan harus repot sedikit ya. Kamu perlu mengisi cairan elektrolitnya jika berkurang secara rutin.

B. Aki kering

Kalau yang ini gak perlu diisi-isi air elektrolit, tapi masa pakainya biasanya maksimal cuma setahun. Intinya, jangan biarkan mobilmu gak dipanaskan berhari-hari. Panaskanlah secara rutin. Dan bila suara starternya mulai melemah, bawalah ke bengkel untuk dicek.

4. Tambah persediaan air wiper

Fungsi utama air yang satu ini adalah untuk membersihkan permukaan kaca. Kamu bisa mengisinya dengan air biasa atau tambahan washer fluid.

Kalau gak pernah diisi, ya jelas saja persediaannya pasti habis. Tentu sangat mengganggu apabila gerimis turun.

5. Cuci mobil

Gak ngerti cara membilas dan mencuci mobil yang benar, ya wassalam setiap minggu harus bayar Rp 30 ribuan ke bengkel cuci steam. Cuci mobil itu wajib dilakukan seminggu sekali walau musim hujan. Gak boleh keseringan, gak boleh terlalu jarang juga.

Kalau keseringan bodi mobil bakal jadi lembab, mobilpun mudah terkena jamur. Sementara itu jika jarang dicuci, flek noda pun mudah hinggap di mobilmu. Noda-noda itu juga bisa membuat beberapa komponen jadi berkarat.

Apakah kamu sudah bisa melakukan lima hal ini sendiri? Atau belum? Gak apa-apa kalau memang belum bisa. Masih ada kesempatan untuk belajar.

Pokoknya jangan sampai lupa dengan lima cara ini ya. Selamat belajar, dan selamat mencoba sendiri di rumah.

SUMBER : moneysmart.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *